Sabtu, 18 Juni 2016

MENANTI TURUNNYA HIDAYAH

Nyalakan langkah demi langkah, menanti pasir dari laut.di beri kesempatan pada dunia,namun benih dosa menantinya..abu dari langkah-langkahnya, menjawab nista dalam hidupnya. Berbagai macam dosa mengelilinginya,bagai hati sudah terkunci. Pagar jiwa sudah di tembus, menyengsarakan jiwa demi jiwa. Pengangkat dosa belum di tebus, menambah lagi jurang nista. Hati seolah mati, bagai duri di pelupuk kaki. Keindahan dalam hidup seolah luluh dalam lingkaran hitam. Bunyi naas makin menjadi, di telan dosa yang menyelimuti. Wahai syuhada syuhadi menanti HIDAYAH dalam hati. Supaya suci kembali!!

Gambaran busuk telapak kaki, menapak jalan yang hitam pekat. Barisan doa doa terlewati, dalam jumpa tak kunjung jumpa. Mana mungkin bertemu sang kuasa. Bagai burung dalam sangkar, tertikam belati lagi perih, seakan indah hanya nestapa, tak yakin akan sumpah pengutusnya.

Belahan bumi makin terlihat, jalanan rusak makin dibuat. Labuan puasa tidak ada lagi,maunya hanya terus berbuat.

Semburan cahaya seperti kilat, walau ombak menanti pagi, tegangan kayu yang basah, tersapu oleh derasnya hujan..

Kembalilah pada kuasa, seakan dunia tak berguna.. walau hanya sepintas doa, agar HIDAYAH diberikannya.

Aminn..

Selasa, 14 Juni 2016

KISAH GADIS CANTIK NAN BAIK MENJADI PEMANDU KARAOKE

  Namanya ani, usianya 18 tahun. Ia baru saja lulus dari sekolah menengah atas (SMA) di salah satu sekolah ternama yg ada di kotanya. Ani gadis yang cantik,bahkan dijuluki permadani sewaktu ia masih di jenjang sekolah dulu. Selain wajahnya yg cantik rupawan, ia juga memiliki otak yang encer. Ia menjadi pilihan utama bila ada lomba studi tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi sewaktu masih sekolah dulu.
    "An, kamu lanjut kuliah dimana?" Tanya mita sahabat ani.
     "Mm,, kaya'nya saya nganggur dulu deh mit" jawab ani yg terlihat sedikit murung. Kalo kamu mit,lanjut dimana?" Tanya ani kembali.
     Mita yg lagi asyik makan snack,menjawab pertanyaan ani. " saya lanjut di  universitas ma×××o ni" jawab mita sambil mengunyah snacknya.
         "Owh gitu" jawab ani sekenanya..
Obrolan mereka pun berakhir disitu. Sebab langit sudah mulai kembung ingin menjatuhkan irisan-irisan airnya.
        "An, saya pulang dulu yah,udah mau hujan nih,mau angkat pakaian" terang mita pada sahabatnya itu.
        " ia mit" jawab ani..
Seakan langit ikut bersedih atas kesedihan yang menimpah gadis cantik yang malang itu. Ani berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ayahnya telah tiada,meninggal sewaktu ia berumur 7 tahun. Sedangkan ibunya sudah rentah,sakit-sakitan pula. Biaya hidupnya pun hanya tergantung pada pamannya. Pamannya pun sudah berkeluarga,ani tak enak hati bila terus-terusan bergantung pada paman dari  bapaknya tersebut.

Melihat keadaan ibunya yg sakit-sakitan, ani menjadi begitu bermuram hati.
   "Ya allah apa yang harus sy perbuat"  ani berfikir panjang. Selama semalam ia tak bisa tertidur. Bahkan untuk memjamkan mata saja susah.
    "Saya harus kerja,sy tdk tega melihat kondisi ibu saya ya allah" fikir ani dalam hati.

malam pun berganti pagi, terlihat mata ani yg memerah karena tak bisa tidur semalaman. Hatinya bak di iris belati, ketika melihat kondisi ibunya yang makin hari makin menyesakkan batin. Lambat laun dengan hati yg telah dibukatkan,dan jiwa di tenangkan. Ani membereskan separoh pakaiannya dan menitip surat di bawah bantal sang ibu.

Jam menunjukkan pukul 8 pagi, ia pun pergi dan berharap belum mau menengok ke belakang ,sebab,matanya tak lagi ingin basah oleh air mata.. dengan niat yg urung besar, gadis cantik itu pergi meninggalkan rumah dengan benih benih halus air mata.

Dengan berjalan kaki, ani terus menelusuri jalanan kota yg berbaur dengan asap kendaraan bermotor.
    " ya allah, kemana kaki ini harus melangkah" bisik dalam hatinya.

Tiba-Tiba, ada seorang wanita yang menyapanya dari belakang.
    "Hey, kamu kenapa? Kok sedih?" Tanya wanita berpirang tersebut.
     "Ti.. tidak kenapa kenapa" jawab ani kepada wanita yg baru dikenalnya itu. Wanita itu pun tersenyum.
"Sudahlah,, ngga usah bohong, aku tau kamu lagi bersedih.. kamu ada masalah apa,ceritakan padaku" tanya wanita berdada besar itu lagi. Ani pun sedikit terdiam, akhirnya gadis itupun buka suara dan menjelaskan terus mengapa ia bersedih.
      "Ooowh... gitu, gini,,aku punya pekerjaan untuk kamu, kamu mau gak jadi pemandu di karaoke aku?" Tanya wanita itu. Melihat sang gadis hanya diam, wanita yang biasa disebut mami itupun buka suara lagi.
       "Tenang an, kamu akan aku gaji sesuai wajahmu itu,dan pastinya bisa membantu pengobatan ibumu yang sakit-sakitan." Terang si mami tersebut.
     Seakan wajah ibunya terpatri dalam hatinya,betapa pilu raganya. Dengan suara yg parau bergetar, ani pun mengiyakan pekerjaan yg diberikan si wanita itu.
    " i..i ya saya bersedia " jawab gadis  berlesung pipi tersebut.

Akhirnya,dibawalah gadis cantik permadani itu untuk menjadi buah mata di tempat karaoke tersebut.
Karena desakan ekonomi yang jelek. Gadis ulung itupun masuk ke lembah hitam. Namun bayaran dari pekerjaannya itu membuat sang ibunda menjadi beruntung dan sembuh total dari penyakitnya..

Gaun-gaun berbentuk bikini menjadi santapan yang melekat ditubuhnya. Namun, harta mulianya tak pernah tersentuh tangan-tangan biadab. Biarkan mata mereka yang asik menelanjangiku, asal tak sepenuhnya batinku dan jiwaku mereka haramkan!!!  

Bersambung...

(HYm)

Kamis, 10 Desember 2015

menikmati pisgor beserta molgor



Senja yg mulai hadir di kecamatan dondo begitu indah, pancaran sang mentari kini mulai meredup, tatkala hati dan jiwa sedang kosong, saya bersama sahabat saya BUNG ZHUL bgitu biasa saya menyapanya, sedikit mengambil keputusan yg telah di prakarsai oleh jalan pikiran  yg sama.hehehe... akhirnya dengan rencana yg telah matang,kami akhirnya memasan sekantong kresek pisgor dan mosgor di warung ibu anto di desa tinabogan..dengan sentuhan qalbu,pelan2 pisgor dan mosgor itu menyelinap masuk ke tenggorokan kami dengan sangat hati2. Canda dan tawa menyeruak keluar saat melihat hamba tuhan yg konyol..maaf..hehehe.. sungguh nikmat pisgor serta mosgor seharga 10 rb ini..

Senin, 09 November 2015

Di Balik Kerudung Merah

Rintik hujan membasahi dahiku. Sesekali ku lap dengan sapu tangan pemberian almarhum kakek gaulku.hmm, Aku termenung di pelataran dekat toko emas yg telah bangkrut beberapa detik yg lalu. Ku lihat ko'ko cina itu menggaruk-garuk kepalanya yg botak. Padahal aku tau kalo sebenarnya kepalanya tidak gatal. jujur aku kasihan pada ko itu,namun apa daya tangan tak sampai. Hehehe..
    selang beberapa menit,aku tertegun saat melihat sosok mahluk hidup yg begitu cantik rupawan. Kalo kata orang jawa Ayu Tenan.. ku pandangi wajah ayu nan jelita itu terus menerus,sampai2 tak sadar kalo kaki kiriku sedang di jilat anjing pemilik ko botak itu.
  "Eh.." kataku kaget sembari memberi pelajaran sedikit pada anjing yg tak terurus itu.
Karena anjing brengsek itu,aku kehilangan pandangan pada sosok wanita itu..
" dasar anjing.. " gumamku menggerutu..  karena kekesalanku itu,ku tendang saja pintu toko itu.
(Brukkk)..
" woyy setan " kata ko itu berteriak padaku..
" waduhh,,maaf ko,nda sengaja "  jawabku sambil melihat ke anjing miliknya.
Tetapi aku masih penasaran siapakah wanita tadi yg berkerudung merah itu. Akhirnya karena penasaranku,aku bertekad untuk menyelidikinya pada esok hari..(jreng..jreng..jreng..)



Keesokan harinya...
" hoaaaaaamm "  aku bangun pagi sekali,sekitar pukul 6 tepatnya. Suasana kamar kos ku yg begitu horor. Dengan penerangan kamar yg kadang hidup kadang mati. Seperti ada yg mainkan gitu. Kadangkala aku takut,kadangkala juga berani,kalo ada yg menemani hehe.. oke! Langsung ke TKP aja.. ðŸ˜†


Seperti janjiku kemarin,aku akan menyelidiki siapakah wanita yg membuatku tak tidur semalama  n itu. ( semangka !.. semangat kaka ! ðŸ˜Š ) selepas mandi,aku pake handuk dulu (......) 
   Oke! Aku siap berangkat..berangkat dengan penuh semangat. Berangkat dengan motor vesva klasik hasil curianku beberapa tahun lalu ( becanda )..

Singkat cerita...
Aku pergi ke tempat dimana pertama kalinya aku melihat wanita itu. Ku cari dan ku cari terus menerus. Tetapi aku tak juga menemukannya. Aku hampir menyerah..
"Kemana lagi aku harus mencarinya" kataku dengan nafas yg melemah 

Namun...tak berapa lama kemudian,akhirnya orang yg ku intai selama 2 hari ini telah berada tepat di depanku..
"Lah,itu dia wanita itu" kataku kegirangan sampai2 retsletingku rusak karenanya.
Lalu ku ikuti kemana langkah wanita misterius itu. Ku ikuti dan terus ku ikuti sampai aku tiba di sebuah gedung besar namun tak berpenghuni.
" lah,kok dia kesini " gumamku..  namun ku terus mengikutinya. Kulihat dia memasuki gedung itu,menaiki tangga demi tangga dan sampai tangga paling atas..nafasku terengah-engah. ku amati terus menerus tingkah wanita itu, ku membuntutinya seperti satpol pp saja. Dan tiba2 wanita itu masuk ke dalam ruangan yg sangat gelap. (Nda mungkinkan saya pergi beli lilin dulu.) Mau tidak mau saya pun masuk ke ruangan itu. Ku nyalakan senter hp ku.tapi ku lapisi dengan kantongan agar sedikit tersamarkan..
Dan tiba-tiba........ aku melihat wanita berkerudung merah itu terbang ke langit2 ruangan itu dan menempel  sambil ketawa - ketawa..
   " ya allah, ternyata dia kuntilanak " (pinsan)..





TAMAT.

Selasa, 03 November 2015

tegangan di sepertiga malam

Tegangan di sepertiga malam mungkin judul yang membuat pikiran orang2 melayang-layang..tapi itulah kenyataannya yg kualami sekarang ini. Ada rasa yg tumbuh dalam diriku,rasa yg begitu menggebu-gebu ibarat kucing yg di php in majikannya. Begitulah yg kurasakan malam ini. Mata pun belum terasa berat,ada rasa yg mengganjal di bagian bawah dan sekitarnya. Rasa yg membuat seluruh tubuh bergejolak hebat. Rrrrrrrrrrrrrrr...sumpah ! Hehe..